Mempercepat Proses Defrag Windows XP

Posted on | Selasa, 21 Desember 2010 | No Comments

Cara sederhana untuk mempercepat proses defrag Windows XP adalah dengan me-restart sistem sebelum menjalankan Defrag. Ini supaya operating system bisa membersihkan file swap/paging, dan me-reset-nya ke ukuran default. Dengan demikian, Defrag bisa fokus ke data yang diperlukan pada harddisk, tanpa harus menghentikan dan mengelola fi le swap berukuran besar, yang dimuati dengan data yang tidak diperlukan

Cara lain untuk mempercepat proses defrag pada Windows XP adalah dengan membuat muncul pada waktu startup. Untungnya, Anda bisa melakukannya dengan mudah, dengan mengedit registry. Jalankan Registry Editor (regedit.exe). 
Buka "HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\RunOnce". 
Klik kanan subkey RunOnce, dan pilih "New", "String Value". Beri nama "Defrag", dan tekan [Enter] dua kali. Ketik "Defrag.exe c: /f " pada text box Value Data, dan klik OK. Tutup Registry Editor dan restart Windows.

Proses defrag akan dimulai setelah Anda mengetik password, dan menekan [Enter]. 
(Perlu diingat bahwa nilai yang dimasukkan ke key RunOnce akan segera dihapus, setelah perintah dijalankan.) Membersihkan Daftar Perintah Run Windows XP yang Barubaru Ini Digunakan  Jika sering menggunakan perintah Run untuk menjalankan aplikasi, maka Anda tentu tahu bahwa Windows XP mencatatnya pada registry bernama daftar MRU (most recently used). Pada waktu membuka kotak dialog Run, Anda bisa mengakses daftar MRU dengan mengklik panah drop down di samping text box Open.

Daftar MRU dibuat untuk mempermudah Anda, jika ingin menjalankan kembali aplikasi yang sama pada waktu yang akan datang. Namun, daftar ini bisa menjadi cukup panjang sehingga sulit untuk mencari apa yang Anda inginkan. Untungnya, Anda bisa membuat shortcut registry yang membersihkan daftar MRU perintah Run. Untuk melakukannya: 
jalankan Registry Editor (Regedit.exe). Buka "HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\ Windows\CurrentVersion\Explorer\RunMRU". Klik kanan key "RunMRU", dan pilih "Export". Beri nama "Clear Run MRU", klik tombol Save, dan tutup Registry Editor. Buka file "Clear Run MRE.reg" di Notepad. Tambahkan tanda minus di awal nama key di dalam kurung kotak. Hapus semua baris, setelah baris tersebut yang berisi path key. Simpan file dan tutup Notepad. Reboot Windows (atau paling tidak log off dan kemudian log on kembali) supaya perubahah diimplementasikan. Sekarang, setiap kali Anda ingin membersihkan daftar MRU perintah Run, cukup cari dan klik ganda file Clear Run MRU.reg. Regisrtry Editor akan menampilkan dua kotak dialog: satu yang meminta Anda untuk mengiyakan proses tersebut dan satu lagi yang memberitahu Anda bahwa proses berhasil dilakukan.

Jadwalkan Proses Restart dengan utiliti Shutdown

Bukankah akan lebih menyenangkan jika setiap pagi, Windows XP restart sebelum Anda  bekerja sehingga Anda mempunyai system yang fresh setiap hari hendak bekerja? Untuk membantu Anda dalam mengotomatisasi proses tersebut, Windows XP  mempunyai utiliti command-line bernama Shutdown.exe, yang akan me-restart sistem Anda. Supaya berjalan secara otomatis, Anda bisa mengonfigurasinya supaya dijalankan pada waktu  tertentu dengan tool Scheduled Task. Buka Control Panel, Scheduled Tasks.
Klik ganda Add Scheduled Task untuk menjalankan Scheduled Task Wizard. Klik Next, dan kemudian klik tombol Browse. Buka folder "Windows\system32", pilih "Shutdown.exe", dan klik Open. Ikuti wizard pada dua layar berikutnya untuk memberi nama task dan memilih jadwal. Masukkan nama user account dan password Anda, dan klik Next.
Beri tanda centang check box Open Advanced Properties, dan klik Finish. Pada kotak dialog Properties, tambahkan parameter /r di akhir baris perintah pada Gunung Sarjonoins.

Troubleshoot Windows XP dengan Perintah Driverquery

Pada waktu troubleshooting masalah driver suatu perangkat, Anda bisa melihat informasi rinci tentang driver yang digunakan oleh Windows XP, dengan membuka Device Manager, pilih perangkat dari daftar, dan lihat properties perangkat. Namun, cara tersebut sangat tidak efi sien, jika Anda ingin mencari informasi tentang beberapa driver perangkat – terlalu banyak menghabiskan waktu. Untuk mempermudah pengumpulan informasi sejumlah driver perangkat, Anda bisa menggunakan tool bernama "Driver Query (Driverquery.exe)". Pada waktu menjalankan tool ini, Anda akan meliat daftar semua driver perangkat yang terinstalasi pada sistem lokal atau sistem pada jaringan. Untuk menggunakannya: Buka jendela Command Prompt. Ketik Driverquery pada baris perintah. Output-nya ditampilkan dalam bentuk tabel. Jika ingin melakukan analisis yang lebih rinci, Anda bisa mengarahkan Driver Query supaya menyimpan output-nya dalam bentuk fi le CSV, supaya Anda bisa membukanya di aplikasi spreadsheet, seperti Excel. Untuk melakukannya, ketik "Driverquery /v /fo csv > drivers.csv" pada baris perintah.

Petakan Huruf Drive ke Folder Lokal

Jika Anda sering bekerja dengan fi le yang tersimpan di folder yang share pada jaringan, maka kemungkinan besar Anda sudah menggunakan perintah Map Network Drive untuk memetakan huruf drive ke folder tersebut. Bukankan akan lebih menyenangkan jika Anda bisa memetakan huruf drive ke folder pada harddisk? Lalu, Anda bisa mengakses folder tersebut, semudah Anda mengakses folder yang share pada jaringan.Untungnya, Anda bisa melakukan itu. Tidak banyak pengguna Windows yang mengetahuinya. Ada suatu perintah lama DOS bernama Subst yang didesain untuk mengasosiasikan huruf drive ke folder local – dan masih juga tersedia pada Windows XP. Untuk menggunakan perintah Subst: buka jendela Command Prompt. Ketik perintah berikut dan tekan [Enter]: "subst x: C:\{pathname}\folderna me}", di mana x adalah drive letter dan {pathname}\foldername} adalah path lengkap folder yang Anda pilih. Sebagai contoh: Subst K: C:\Downloads\Windows\Drivers. Sekarang, daripada mengetik alamat lengkap, Anda bisa mengakses folder Drivers dari K: pada Windows Explorer. 

Ubah Daftar Program yang Paling Sering Digunakan Windows XP

Menu Start pada Windows XP menampilkan daftar program yang paling sering digunakan, supaya Anda bisa langsung mengakses program yang sering digunakan. Windows XP hanya menyediakan dua opsi konfi gurasi: menghapus keseluruhan daftar dan menentukan jumlah maksimum program yang ditampilkan pada daftar. Namun, Anda bisa mencegah suatu aplikasi, seperti Calculator dan Notepad, supaya tidak ditampilkan pada daftar. Untungnya, Anda bisa mencegah suatu aplikasi supaya tidak ditampilkan pada daftar program yang paling sering digunakan menu Start, dengan menambahkah key khusus pada registry. Caranya: Jalankan Registry Editor (Regedit.exe). Buka "HKEY_CLASSES_ ROOT\Applications". Klik kanan key Applications dan pilih New, Key. Beri key nama yang sama dengan file executable aplikasi. Klik kanan key Anda yang  Melihat informasi rinci tentang drive dengan Driverquery. baru dan pilih New, String Value. Beri nama NoStartPage. Tutup Registry Editor. Reboot atau log off dan log on kembali supaya perubahan diimplementasikan.


Semoga Bermanfaat........................................


Share

print halaman iniPrint halaman ini

Baca Juga Ini





Comments

Silahkan tuliskan komentar atau pertanyaan anda...!!!

Search

Pilih Bahasa

English French German Spain Italian Dutch

Russian Brazil Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Translate Widget by Google

Berlangganan

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner


subscribe
Ada kesalahan di dalam gadget ini

Komunitas

Blog Info



Free Page Rank Tool
IP
free counters