Israel Tolak Gencatan Senjata,
Posted on | Tuesday, June 8, 2010 | No Comments

Serangan Israel ke Gaza makin brutal dan tak ada tanda-tanda bakal padam dalam waktu dekat. Negeri Zionis cuek terhadap tekanan internasional yang ingin hujan roket dihentikan dan gencatan senjata segera disepakati oleh kedua kubu.
Desakan Prancis agar Israel melakukan gencatan senjata 48 jam ditolak oleh pemerintahan PM Ehud Olmert. Dalihnya, Hamas belum mengendurkan serangan balasan. Apalagi, serangan roket Hamas mendarat di Kota Beersheba, Israel, sekitar 40 km dari Gaza pada Selasa lalu waktu setempat.
"Sangat tidak realistis bagi Israel untuk menggelar gencatan senjata di tengah serangan tembakan dan teror Hamas," tutur Juru Bicara Menteri Luar Negeri Israel Yigal Palmor.
Keputusan menentang gencatan senjata tersebut diambil pemerintah Israel sesudah rapat kabinet yang dipimpin Olmert. Dalam pertemuan penting itu, dibahas evaluasi operasi militer, diplomasi, dan proposal gencatan senjata yang diajukan oleh Kementerian Luar Negeri Prancis.
Israel menilai usul Prancis tersebut tidak realistis. Padahal, imbauan gencatan senjata 48 jam itu bertujuan agar bantuan internasional bebas menjalankan misi kemanusiaan guna membantu para korban sipil. Sejak serangan Israel membumihanguskan Gaza lima hari lalu, warga di sekitar Jalur Gaza dilaporkan kekurangan makanan, obat-obatan, dan listrik.
Israel kini menyiagakan ribuan serdadu dan tank-tank untuk menyerang wilayah berpenduduk sekitar 1,5 juta jiwa itu dari darat.
"Sama sekali tak ada niat untuk menghentikan aktivitas militer," tutur anggota kementerian keamanan, Meir Sheetrit.
Kuartet kekuatan dunia, Uni Eropa, Amerika Serikat, PBB, dan Rusia berulang-ulang mengimbau gencatan senjata, bahkan akan menghadirkan mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair sebagai mediator perdamaian di negara yang berkonflik lebih dari enam dekade itu.
Kemarin (31/12) roket Israel menghantam jalur peredaran bantuan makanan dan selundupan senjata untuk Hamas di perbatasan Gaza dan Mesir. Israel juga menghancurkan kantor Perdana Menteri Hamas Ismail Haniyeh.
Menlu Israel Tzipi Livni berencana terbang ke Paris hari ini untuk bertemu dengan Presiden Prancis Nicolas Sarkozy yang memang dikenal berjasa meredakan berbagai konflik, termasuk pertempuran antara Rusia dengan Georgia pada Agustus lalu. Sarkozy dan Menlu Prancis Bernard Kouchner berjanji pergi ke Jerusalem Senin depan untuk menemui petinggi Israel dan Palestina guna mencari jalan damai.
Upaya damai juga dilakukan Presiden Palestina Mahmoud Abbas. Hari ini dia dijadwalkan bertemu Perdana Menteri Turki Recep Tayyip Erdogan dan Raja Yordania Abdullah II guna membahas gencatan senjata.(ape/ami)
sumber http://www.jawapos.com/
Desakan Prancis agar Israel melakukan gencatan senjata 48 jam ditolak oleh pemerintahan PM Ehud Olmert. Dalihnya, Hamas belum mengendurkan serangan balasan. Apalagi, serangan roket Hamas mendarat di Kota Beersheba, Israel, sekitar 40 km dari Gaza pada Selasa lalu waktu setempat.
"Sangat tidak realistis bagi Israel untuk menggelar gencatan senjata di tengah serangan tembakan dan teror Hamas," tutur Juru Bicara Menteri Luar Negeri Israel Yigal Palmor.
Keputusan menentang gencatan senjata tersebut diambil pemerintah Israel sesudah rapat kabinet yang dipimpin Olmert. Dalam pertemuan penting itu, dibahas evaluasi operasi militer, diplomasi, dan proposal gencatan senjata yang diajukan oleh Kementerian Luar Negeri Prancis.
Israel menilai usul Prancis tersebut tidak realistis. Padahal, imbauan gencatan senjata 48 jam itu bertujuan agar bantuan internasional bebas menjalankan misi kemanusiaan guna membantu para korban sipil. Sejak serangan Israel membumihanguskan Gaza lima hari lalu, warga di sekitar Jalur Gaza dilaporkan kekurangan makanan, obat-obatan, dan listrik.
Israel kini menyiagakan ribuan serdadu dan tank-tank untuk menyerang wilayah berpenduduk sekitar 1,5 juta jiwa itu dari darat.
"Sama sekali tak ada niat untuk menghentikan aktivitas militer," tutur anggota kementerian keamanan, Meir Sheetrit.
Kuartet kekuatan dunia, Uni Eropa, Amerika Serikat, PBB, dan Rusia berulang-ulang mengimbau gencatan senjata, bahkan akan menghadirkan mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair sebagai mediator perdamaian di negara yang berkonflik lebih dari enam dekade itu.
Kemarin (31/12) roket Israel menghantam jalur peredaran bantuan makanan dan selundupan senjata untuk Hamas di perbatasan Gaza dan Mesir. Israel juga menghancurkan kantor Perdana Menteri Hamas Ismail Haniyeh.
Menlu Israel Tzipi Livni berencana terbang ke Paris hari ini untuk bertemu dengan Presiden Prancis Nicolas Sarkozy yang memang dikenal berjasa meredakan berbagai konflik, termasuk pertempuran antara Rusia dengan Georgia pada Agustus lalu. Sarkozy dan Menlu Prancis Bernard Kouchner berjanji pergi ke Jerusalem Senin depan untuk menemui petinggi Israel dan Palestina guna mencari jalan damai.
Upaya damai juga dilakukan Presiden Palestina Mahmoud Abbas. Hari ini dia dijadwalkan bertemu Perdana Menteri Turki Recep Tayyip Erdogan dan Raja Yordania Abdullah II guna membahas gencatan senjata.(ape/ami)
sumber http://www.jawapos.com/
Print halaman ini
Baca Juga Ini
Comments
Top Artikel
-
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Perjalanan sejarah bangsa-bangsa di dunia menunjukkan bahwa kualitas sumber daya manusia terbukti s...
-
Tips ini berguna mungkin buat anda yang saat ini sedang berusaha untuk menghilangkan kebiasaan (ya mungkin boleh dikatakan kecanduan) nont...
-
Dengan sedikit trik, anda bisa merestart HP symbian teman anda tanpa harus melakukan kontak fisik ^_^ Anda bisa membuat kontes dengan teman-...
-
Sekering merupakan alat pengaman dari gangguan arus lebih ataupun hubung singkat. Di dalam beberapa sekering dipasang kawat perak sebagai ...
-
di matamu aku bukan siapa2, bukan teman, sahabat, bahkan saudara melainkan orang asing. namun biarlah orang asing ini singgah sejenak dal...
-
Tahukah anda, di saat anda terlelap malam tadi, bumi kita kejatuhan ribuan meteor? Fenomena itu sangat indah. Kilatan cahaya menghiasi langi...
-
1. Yahoo Melewatkan Facebook Tahukah Anda kalau Mark Zuckerberg pernah nyaris menjual hak kepemilikan Facebook kepada Yahoo? Tahun 2006, ...
-
Aktivasi otak tengah adalah suatu penemuan fenomenal dalam pendidikan anak. Teori penggunaan otak tengah sebenarnya telah banyak dilakukan...
-
Kesurupan bukan disebabkan oleh makhluk halus, tetapi reaksi kejiwaan yang diakibatkan tekanan sosial, kata peneliti dari Universitas Muhamm...
-
Suasana alam yang natural memang senantiasa memanjakan mata dan jiwa kita yang terkadang lelah dalam menjalani pekerjaan. Dalam suatu kesem...
Recent Post
Recent Comment
Categories
- Alam (1)
- Alien (5)
- Asal Usul (5)
- berita (1)
- Biografi (5)
- Budaya (30)
- Cerita Cinta (11)
- DOA (8)
- Fisika (21)
- Game Online (6)
- GAZA (3)
- Handphone (36)
- Indonesia (15)
- Islam (6)
- IT (14)
- Jejaring Sosial (1)
- kehidupan (2)
- Kesehatan (10)
- kimia (25)
- Komputer (40)
- kreasi (6)
- Materi Elektronika (21)
- Mencari Dollar (1)
- misteri (35)
- mitos (31)
- Otak (3)
- Otomotif (1)
- Pajak (4)
- Pendidikan (2)
- Penemuan (1)
- Pengen Tau? (16)
- psikologi (6)
- Puisi (2)
- Renungan Hati (8)
- Saint (1)
- Spiritual (22)
- Tentang Dunia Lain (25)
- Termodinamika (3)
- Tips (13)
- Tips Blogger (4)
- Tips Hidup (8)
- unique (7)
- Usaha (1)


Silahkan tuliskan komentar atau pertanyaan anda...!!!